Perundingan Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia Lengkap (Linggarjati, Renville, Roem Royen, KMB)

Materi lengkap perjanjian perjanjian sebelum kemerdekaan
Infografis Perundingan Pasca Kemerdekaan Indonesia (Linggarjati hingga KMB)
Infografis Alur Perundingan Pasca Kemerdekaan Indonesia
Daftar Isi
  1. Q

    Ingin menggunakan artilel ini untuk melatih berpikir kritis siswa?

Meri bersama siswa ciptakan pembelajaran yang menarik dengan menitik beratkan pada kemampuan berfikir kritis siswa
dalam perundingakn mempertahankan kemerdekaan Indonesia

Setelah Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, bangsa Indonesia tidak hanya berjuang melalui peperangan, tetapi juga melalui perundingan-perundingan penting dengan Belanda. Perundingan ini menjadi bagian penting dalam upaya mempertahankan kemerdekaan Indonesia secara diplomasi di mata dunia internasional.

Dalam materi IPS Kelas V SD, peristiwa ini dipelajari melalui beberapa perjanjian penting seperti Perjanjian Linggarjati, Renville, Roem-Royen, Konferensi Meja Bundar (KMB), hingga Pengakuan Kedaulatan Indonesia oleh Belanda.

Perjanjian Linggarjati (1946)

  • Tempat: Linggarjati, Kuningan, Jawa Barat
  • Tanggal: 15 November 1946
  • Perwakilan Indonesia: Sultan Sjahrir
  • Perwakilan Belanda: Prof. Schermerhorn

Isi Perjanjian:

  1. Belanda mengakui kekuasaan RI atas Jawa, Madura, dan Sumatra.
  2. Akan dibentuk Negara Indonesia Serikat (NIS).
  3. Dibentuk Uni Indonesia–Belanda di bawah Ratu Belanda.

Perjanjian Renville (1948)

  • Tempat: Kapal USS Renville
  • Tanggal: 17 Januari 1948
  • Perwakilan Indonesia: Amir Syarifuddin
  • Perwakilan Belanda: Abdulkadir Widjojoatmodjo

Isi Perjanjian:

  1. Wilayah RI semakin dipersempit.
  2. TNI harus mundur dari daerah pendudukan Belanda.

Perjanjian Roem-Royen (1949)

  • Tempat: Hotel Des Indes, Jakarta
  • Tanggal: 7 Mei 1949
  • Perwakilan Indonesia: Mohammad Roem
  • Perwakilan Belanda: Van Royen

Isi Perjanjian:

  1. Pemerintahan RI dikembalikan ke Yogyakarta.
  2. Belanda menghentikan agresi militer.
  3. RI ikut serta dalam Konferensi Meja Bundar.

Konferensi Meja Bundar (KMB) 1949

  • Tempat: Den Haag, Belanda
  • Tanggal: 2 November 1949
  • Perwakilan Indonesia: Mohammad Hatta

Isi Perjanjian:

  1. Belanda menyerahkan kedaulatan kepada RIS.
  2. Dibentuk Uni Indonesia–Belanda.
  3. Irian Barat akan diselesaikan kemudian.

Pengakuan Kedaulatan Indonesia (27 Desember 1949)

Pada tanggal 27 Desember 1949, Belanda secara resmi mengakui kedaulatan Indonesia. Peristiwa ini menandai berakhirnya konflik diplomasi antara Indonesia dan Belanda setelah kemerdekaan.

Nilai-Nilai Perjuangan yang Dapat Dipelajari

  • Semangat diplomasi dan musyawarah
  • Kecerdasan para pemimpin bangsa
  • Tidak mudah menyerah mempertahankan kemerdekaan
  • Mengutamakan perdamaian tanpa meninggalkan kedaulatan

Unduh Materi Perundingan

Untuk memudahkan belajar, Anda dapat mengunduh rangkuman materi dalam bentuk tabel yang sudah kami siapkan.

DOC
Perjanjian Setelah Kemerdekaan DOC • 32 KB • Editable

Kesimpulan

Perundingan mempertahankan kemerdekaan menjadi bukti bahwa perjuangan bangsa Indonesia dilakukan melalui peperangan dan diplomasi. Materi ini penting dipahami oleh siswa sebagai bagian dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia.

Seorang Guru SD yang bertugas di wilayah Kabupaten Tegal, Provinsi Jawa Tengah.