Belajar Mudah Menghitung Debit
Halo, para penikmat jam tambahan! Pada artikel ini kita akan belajar tentang debit. Menurut Kurikulum 2013, materi debit diajarkan di kelas V Semester I. Sedangkan pada Kurikulum 2006 (KTSP), materi ini diajarkan di kelas VI Semester I.
Sebelum Belajar Debit
Sebelum memahami materi debit, ada beberapa konsep yang sebaiknya sudah dikuasai:
- Memahami satuan volume beserta konversinya
- Memahami satuan waktu beserta konversinya
- Memahami cara menghitung selisih waktu
- Mampu melakukan operasi hitung perkalian dan pembagian
Jika sudah paham keempat poin di atas, kamu siap mempelajari konsep dasar debit. Jika belum, disarankan mempelajari operasi hitung terlebih dahulu agar lebih mudah memahami materi.
Apa Itu Debit?
Debit adalah banyaknya volume zat cair yang mengalir tiap satu satuan waktu. Secara sederhana, debit adalah hasil bagi antara volume zat cair dan waktu.
Volume (V) bisa dinyatakan dalam m³, cm³, mm³, atau liter (1 dm³ = 1 liter). Satuan waktu bisa berupa detik, menit, atau jam.
Dalam beberapa buku, debit dilambangkan dengan Q atau D, volume dengan V, dan waktu dengan t atau W.
Rumus Debit
Karena debit adalah volume dibagi waktu, maka:
|
| Rumus Debit |
Dari rumus ini, kita juga bisa menghitung:
- Volume = Debit × Waktu
- Waktu = Volume ÷ Debit
|
| Volume dan Waktu pada Debit |
Cara Mudah Menghafal Rumus Debit
Ada dua cara yang dapat digunakan:
- Pemisalan: Gunakan angka nyata untuk memahami konsep. Contoh: Volume = 6, Waktu = 3 → Debit = 2.
- Metode Segitiga: Gambar rumus pada segitiga untuk mempermudah perhitungan. Tutup bagian yang dicari, dan baca sesuai posisi. Contoh: Volume = Debit × Waktu, Waktu = Volume ÷ Debit.
|
| Rumus Cepat Debit dengan Segitiga |
Silakan pilih cara yang paling mudah bagi kamu. Jika ada yang belum paham, tanyakan di kolom komentar. Selamat belajar!
Daftar Pustaka
Sumanto, Y.D., Kusumawati, Heny., Aksin, Nur (2008). Gemar Matematika 5: untuk kelas V SD/MI. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional (BSE).
Gabung dalam percakapan